Senin, 24 November 2014

Manusia dan Cinta Kasih

Manusia dan Cinta Kasih.
Hmmm... bicara soal kata yang 1 ini sepertinya sudah tidak asing bagi kita ya sahabat..
Namun pengertian yang sebenarnya dan jauh lebih dalam tentang apa itu CINTA dan teman-temannya, saya yakin sahabat belum benar-benar paham. Nah kesempatan kali ini sahabat, saya mencoba untuk tuliskan apa itu cinta dan kawan-kawannya. Baca dan pahamin ya sahabat. ^-^

1. Pengertian Cinta Kasih
  • Cinta dan kasih adalah dua hal yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang mesti ada pada setiap manusia. Perasaan pada kesenangan, kesetiaan, dan kepuasan terhadap suatu objek. Sedangkan
  • Kasih adalah perasaan yang ada dalam diri manusia, perasaan ini tumbuh tatkala manusia mempunyai rasa memiliki, menyayangi, dan peduli tanpa mengharapkan suatu imbalan atau balas budi atau cinta yang tulus. Sehingga
  • Keduanya memang tidak bisa digabung. Orang yang mencintai belum tentu dia mengasihi orang yang dicintai, sedangkan orang yang mengasihi pasti menaruh cinta pada orang yang dikasihi.
2. Cinta menurut Agama
  • Cinta menurut agama Kristen dan Katolik : Dalam Agama Kristen, cinta merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan TUHAN kepada setiap manusia dan pasangan yang ada. Ada empat kata yang bisa diterjemahkan sebagai cinta dalam bahasa Yunani, yaitu : AGAPE (kata  yang digunakan ketika merujuk pada kasih TUHAN / kasih yang sangat tulus tanpa menuntut suatu balasan), PHILEO/PHILIA (memiliki ketertarikan khusus terhadap seseorang atau sesuatu / persahabatan sejati), STORGE (kasih antara orang tua dan anak, saudara kandung, dan juga suami-istri), dan yang terakhir EROS (menggambarkan cinta seksual / badaniah). Namun sebenarnya Agama Kristen hanya mengajarkan 2 ajaran yang sudah mencakup ke semua itu, yaitu Kasih kepada TUHAN (dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akal budi) dan Kasih kepada Manusia (kasih kepada keluarga, sahabat, teman, hingga kasih kepada musuh).
  • Cinta menurut Agama Islam : Cinta dalam agama Islam terbagi atas 3 yaitu Cinta terhadap Sang Pencipta / Hablun in ALLAH (cinta manusia kepada Sang Pencipta dengan cara selalu mengadakan hubungan yang baik dengan ALLAH), Cinta terhadap Lingkungan Hidup ( Islam mengajarkan umatnya untuk mengasihi semua binatang dan melarang umatnya menyiksa binatang, karena binatang adalah makhluk ciptaan TUHAN), dan yang terakhir Cinta terhadap Sesama Manusia / Hablun min annas ( Dalam ajaran Islam, cinta terhadap sesama manusia tidak bisa lepas dari rasa cintanya kepada penciptanya, karena cinta terhadap ALLAH SWT, juga berarti cinta terhadap sesama manusia sebagai ciptaan-NYA).
  • Cinta menurut Agama Buddha : Dalam agama Buddha, istilah cinta diuraikan secara jelas di Karaniyametta Sutta, yaitu khotbah Sang Buddha terhadap para Bhikkhu yang intinya adalah, bahwa cinta itu adalah memberi, memberikan kebahagiaan terhadap mereka yang dicintai. Memberikan kebahagiaan ini selaras dengan ajaran Sang Buddha tentang hukum Kamma atau hukum Sebab dan Akibat, yakni "siapa yang menanam padi akan tumbuh padi, dan menanam cinta akan memanen cinta dari orang telah dicintai atau orang yang telah ia bahagiakan".
  • Cinta menurut agama Hindu : Dalam perspektif Hindu, ajaran cinta kasih diwujudnyatakan dalam garis vertikal dan horizotal yang dikenal dengan Tri Hita Karana yaitu interkasi sosial antara  sesama manusia (pawongan), antara manusia dengan alam lingkungan (palemahan), dan antara manusia dengan TUHAN YME (parahyangan). Cinta kasih dapat diwujudkan apabila manusia memahami secara sinergi antara perasaan emosi spiritual dan sikap rasional yang dilandasi dengan ajaran Tat Twam Asi (aku=kamu=dia=mereka dan seterusnya), Sarwam Khalu Idan Brahman (semua ini adalah Brahman/Tuhan), dan Aham brahman Asmi (Aku adalah Brahman / Tuhan).
3. Pengertian Kasih Sayang
  • Kasih sayang adalah suatu perasaan yang ditujukan kepada orang-orang terdekat tanpa meminta balasan, seperti kepada orang tua, saudara dan sahabat.
  • Atau kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka terhadap seseorang, dimana kasih sayang ini menjadi kunci kebahagiaan dalam berumah tangga. Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta, dimana secara sadar atau tidak sadar, kasih sayang membutuhkan tanggung jawab, kejujuran, pengorbanan,saling percaya, saling terbuka, saling pengertian, sehingga dalam hubungan keduanya menjadi satu kesatuan yang utuh.
4. Pengertian Kemesraan
  • Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib, sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan suatu keadaan yang sangat erat atau karib. Kemesraan bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan / keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
  • Atau kemesraan adalah rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapa-ucapan yang menyatakan sayang, saling mencium, saling merangkul, dan sebagainya.
5. Pengertian Pemujaan
  • Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur, memuja pada agama, dan memuja dalam kepercayaan. Itulah arti pemujaan yang sebenarnya (menyembah)
  • Namun, yang ingin saya bahas kali ini adalah pemujaan yang didasari oleh cinta, sehingga arti pemujaan itu sendiri adalah karena cinta, kita mengagungkan pasangan kita, mendewakan pasangan kita, dan menjadikan pasangan kita adalah segalanya.
6. Pengetian Belas Kasihan
  • Yang pertama, Belas kasihan / welas asih / kepedulian adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat dan serasa ikut merasakan penderitaan orang lain. Perasaan ini lebih kuat daripada empati, biasanya memunculkan usaha untuk mengurangi penderitaan orang lain tersebut.
  • Yang Kedua, Belas kasihan adalah suatu pernyataan perhatian yang baik hati atau rasa kasihan yang memberikan kelegaan kepada orang-oranng yang tidak beruntung, keibaan hati yang lembut, selain itu kadang - kadang pemberian keringanan hukuman.
7. Pengertian Cinta Kasih Erotis
  • Cinta kasih Erotis adalah cinta yang erat dorongannya dengan dorongan seksual (sifat membirahikan), cinta ini bersifat eksklusif (khusus) bukan universal (umum).
  • Cinta kasih erotis apabila benar-benar dilakukan dan didasari dengan perarasaan cinta kasih yang tulus, akan mempunyai 1 pendirian, yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya sedalam-dalamnya dan mampu menerima pribadi orang lain sedalam-dalamnya.
Demikian sahabat, yang bisa saya tuliskan untuk sahabat. Semoga bermanfaat. 
Salam sahabat. ^-^

Sabtu, 18 Oktober 2014

PUISI KERINDUAN (untuk AYAH)

KERINDUAN
Oleh Niki Ayu Anggini


Ayah dimana engkau berada
disini aku merindukanmu
menginginkan untuk berjumpa
merindukan akan belaianmu

Kasih sayangmu selalu ku rindu
engkau selalu hadir dimimpi
mimpi yang begitu nyata bagiku
menginginkan engkau untuk kembali

Aku selalu mengharapkan engkau hadir
menemani aku setiap hari
menemani masa pertumbuhanku ini

Aku tumbuh menjadi besar
tanpa engkau disisiku
tanpa engkau yang menemani hari-hariku



Makna puisi :
“Penulis (Niki) sangat merindukan sosok seorang Ayah untuk selalu menemani hari-hari dan masa pertumbuhannya.”

Pesan untuk sahabat-sahabat yang membaca blog ini:
“Berbahagialah sahabat jika kamu masih memiliki seorang ayah yang selalu ada untukmu, meskipun terkadang ayah itu sangat menyebalkan atau menjengkelkan hati, tapi percaya kasih seorang ayah itu sangatlah besar terhadap anak-anaknya.”
“Sekeras apapun ayah, dalam lubuk hatinya yang terdalam, tetap memiliki kasih sayang yang tak kalah dengan kasih sayang seorang ibu”

So Guys, “Respect and Love your Father before He’s gone for good!

Senin, 13 Oktober 2014

KEBUDAYAAN

1.   PENGERTIAN KEBUDAYAAN


Kebudayaan  adalah
Ø  salah satu buah pikiran baik berupa benda maupun tindakan yang senantiasa perlu dilestarikan guna menjaga sejarah yang telah ada.  
Ø  keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar. (Prof.Dr.Koentjoroningrat)
Ø  buah budi manusia dari hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai. (Ki Hajar Dewantara)
Ø  seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan. Arkeolog R. Seokmono
Ø  keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi landasan bagi tingkah-lakunya. (Parsudi Suparlan)
Ø  cara berfikir dan merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan dari segolongan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan suatu ruang dan suatu waktu. (Drs.Sidi Gazalba)
Ø  sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok. (Dr. K. Kupper)

Kesimpulan ;
Menurut data diatas,
Kebudayaan adalah

“gagasan, tindakan, dan hasil karya baik benda maupun ide dari akal budi/ pikiran/ pengetahuan manusia untuk membentuk suatu sistem yang menjadi pedoman dan pengarah manusia itu sendiri dalam bersikap dan berperilaku dalam suatu ruang dan waktu.”


2.KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN                                     
ü  Manusia dan kebudayaan adalah dua hal yang saling berkaitan.
ü  Kebudayaan dan masyarakatnya memiliki kekuatan yang mampu mengontrol, membentuk dan mencetak individu
ü  Kebudayaan sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang, begitu pula sebaliknya. Tingginya sebuah kebudayaan masyarakat dapat dilihat dari kualitas, karakter, dan kemampuan individunya.
ü  Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini.
ü  Budaya tercipta/terwujud dari hasil interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. 

Kesimpulan :
Kebudayaan dan manusia sangatlah erat hubungannya, karena :
Ø  Budaya itu tercipta dari hasil interaksi manusia (Makhluk social)
Ø  Tolak ukur kebudayaan suatu masyarakat dilihat dari karakter dan kualitas individu masyarakat tersebut.
Ø  Kebudayaan dapat membentuk karakter manusia.

Sumber :